Blog

Presiden Dorong Pertumbuhan Bisnis Startup

Presiden Jokowi menyatakan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan bisnis rintisan berbasis internet (startup) dan penjualan online (e-commerce) Indonesia yang telah jauh tertinggal dibandingkan di negara-negara maju. Pemerintah akan mendukung dari sisi pendanaan dan lingkungan (ekosistem) untuk menopang pertumbuhannya.

Hal itu diungkapkan Presiden ketika membuka dan meresmikan penyelenggaraan Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, yang berlangsung pada 27- 29 April. Acara e-commerce terbesar ini mengambil tema The New Digital Energy of Asia.

Jokowi mengaku pusing setelah mendengarkan penjelasan tentang tertinggalnya pertumbuhan bisnis startup dan e-commerce di Indonesia dari Ketua Indonesia E-Commerce Assosiation (idEA) Daniel Tumiwa dan Menteri Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) Rudiantara.

“Semakin pusing saya. Memang dalam era digital ini perubahannya sangat cepat sekali. Sangat cepat sekali, setiap detik berubah, setiap menit berubah, setiap hari berubah, dan betul-betul sangat cepat sekali,” ujar Presiden.

Dia pun mengaku kaget waktu masuk ke kawasan pusat industry teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Silicon Valley di California, Amerika Serikat, Februari lalu. Begitu masuk, Presiden langsung merasakan jika Indonesia sangat jauh tertinggal.

Pada saat itu pun, Jokowi bertekad akan bergerak cepat untuk mengembangkan dan mendorong industry TIK, termasuk startup dan e-commerce sekembalinya ke Tanah Air untuk mengejar ketertinggalan.

“Saat itu, terutama saya sangat terkesan sekali waktu masuk ke Plug and Play. Begitu masuk, mereka menjelaskan, saya hanya perlu berpikir bagaimana mengejar ini, bagaimana mempercepat ini, supaya ketinggalan kita tidak terlalu jauh,” katanya.

Presiden bertekad untuk memperbesar dan memperbanyak jumlah, baik dari sisi pengembang (developers) dan start up agar Indonesia nantinya bisa menyamai negara-negara yang lain yang sudah memulai jauh-jauh tahun sebelumnya.

“Kita di sana berbicara saat itu bagaimana menyiapkan talks-nya, hackathon-nya, workshop-nya, inkubatornya, dan menyiapkan modal ventura. Dan dengan itu, ekosistemnya akan terbentuk. Ekosistem itulah yang nanti akan mengemudikan kita semuanya dalam persaingan, dalam berkompetisi dengan negara-negara yang lain,” tutur Jokowi.

Namun, Presiden juga membangggakan beberapa kemajuan pada industry startup dan e-commerce Tanah Air. Beberapa di antaranya Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka, yang menunjukkan perkembangan pesat.

Top