Blog

Mengenal Jasa Transportasi Antar Jemput Ala PickMe

Membawa konsep mirip transportasi on demand, PickMe secara khusus melayani masyarakat yang membutuhkan jasa antar dan jemput, baik untuk sekolah maupun kerja dengan konsep berlangganan. Startup asal Semarang ini fokus memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi yang membutuhkan jasa antar jemput.

PickMe secara konsep tak ubahnya layanan transportasi online dengan konsep berlangganan. Diharapkan metode ini bisa membantu pengguna yang membutuhkan sekaligus bisa menambah pemasukan mitra pengemudi.

Di kuartal pertama 2019, PickMe mengklaim sudah beroperasi di lima kota besar di Pulau Jawa, meliputi Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Dengan total mitra pengemudi mencapai 500 orang. Targetnya di penghujung tahun ini mereka bisa hadir di 27 ibukota provinsi di Indonesia dengan total driver mencapai 5.000 orang.

PickMe digagas Susanto Wibowo ( CEO ) dan Simon Surianto ( FOUNDER dan OWNER ). Menjalani bisnis dengan bootstrap, mereka cukup optimis untuk bisa terus berkembang sambil membuka kesempatan bagi investor untuk bergabung.

Pengguna yang memanfaatkan PickMe untuk antar jemput anak sekolah terlebih dulu akan membuat janji dengan driver untuk bertemu di rumah orang tua dan anak. Selanjutnya pengguna bisa menentukan apakah melanjutkan berlangganan dengan driver tersebut atau tidak.

Untuk memastikan kenyamanan, PickMe memiliki kebijakan setiap driver untuk antar jemput anak sekolah adalah perempuan yang ditinggal dan memiliki keluarga di kota setempat. Saat ini ada dua jenis layanan yang ditawarkan oleh PickMe, pertama paket antar jemput sekolah (PickMe School) dan antar jemput untuk profesional atau pekerja kantoran (PickMe Pro).

PickMe dibuat untuk menjawab problem pemerintah dalam mengatasi kemacetan di kota besar. Pada waktu jam kerja dan waktu jam sekolah pasti semua jalanan macet karena semua orang memakai kendaraan masing-masing. PickMe dibuat dengan konsep bahwa ibu-ibu yang sekarang mengantar anaknya berangkat sekolah sendiri dapat memanfaatkan mobilnya untuk mengantar anak-anak lain yang sejalan dengan sekolah anaknya, aktifitas ibu tetap jalan dan ibu mendapat tambahan uang jajan setiap bulannya,” ujar Co-Founder PickMe Simon Surianto.

Sumber : Dailysocial.id

PickMe Bisa Jadi Pekerjaan Sambilan Ojek Online

TEMPO.COYogyakarta – Aplikasi layanan transportasi online, Pick Me, telah resmi beroperasi di Yogyakarta akhir pekan ini. PickMe merupakan aplikasi transportasi roda empat, yang membidik peluang antar jemput anak sekolah maupun karyawan serta profesional. Yang menyasar anak sekolah bernama Pick Me School, sedangkan yang antar jemput karyawan atau professional bernama Pick Me Pro.

“Aplikasi ini kami buat untuk menjawab problem yang biasa terjadi di kota besar, yakni kemacetan terutama saat jam sekolah dan jam kerja,” ujar Founder PT Pick Me Anak Indonesia, perusahaan yang menaungi aplikasi Pick Me, Simon Suryanto di sela peluncuran aplikasi itu di Yogya Jumat 26 April 2019.

Simon menuturkan, pada waktu jam kerja dan waktu jam sekolah kondisi jalanan macet karena semua orang memakai kendaraan masing masing. Pickme menurutnya dibuat dengan konsep bahwa orang tua khususnya para ibu yang sekarang mengantar anaknya berangkat sekolah sendiri dapat memanfaatkan mobil pribadinya untuk mengantar anak-anak lain yang sejalan dengan sekolah anaknya. “Jadi aktifitas ibu tetap jalan dan si ibu bisa mendapat tambahan uang jajan setiap bulannya,” ujar Simon.

Untuk professional atau karyawan pun begitu. Dulu yang berangkat ke kantor hanya sendiri kini dapat memanfaatkan mobilnya untuk menjemput professional lainnya yang searah dengan dia.

“Pemanfaatan aplikasi ini pun bisa di manfaatkan pengemudi ojek online, mereka dapat mengambil jadwal penumpang yang tetap dan pasti setiap harinya, setelah itu dapat menjalankan appliaksi ojek online nya setelah mengantar atau menjemput penumpang dari Pick Me,” ujarnya.

Soal beda aplikasi ini dengan aplikasi ojek online yang sudah ada, Simon menuturkan ada beberapa hal. Pertama, soal safety atau keamanan. Untuk aplkasi Pick Me School semua driver merupakan perempuan, yang sudah lebih dulu dilakukan survey, merupakan warga lokal kota setempat, dan memiliki keluarga di kota bersangkutan.

Semua driver sebelum melakukan tugas antar jemput di sekolah diharuskan juga melakukan appointment dulu dengan orang tua dan anak di rumah. Jika tidak cocok dengan driver nya maka bisa dibatalkan pemanfaatan aplikai itu.

Simon menuturkan, aplikasi Pickme adalah aplikasi bulanan dengan satu kali order. Untuk tarifnya merupakan harga fixed dan tidak berubah-ubah. Berbeda dengan aplikasi antar jemput online sekarang di mana tarifnya naik saat waktu peak time atau jam sibuk.

Adapun aplikasi ini juga mengikuti aturan pemerintah layaknya apliasi ojek online. Yakni maximal kerja 10 jam sehari. “Untuk di Pick Me sendiri kami hitung waktu kerja cukup 2 jam sehari, karena waktu berangkat kerja/sekolah dan pulang/pergi sekolah saja,” ujarnya.

Pemakaian aplikasi ini juga melarang mengemudi sembari memperhatikan global positioning (GPR). Terlebih dengan aplikasi Pick Me ini hanya di hari awalnya saja kemungkikan butuh GPS dan setelah itu tak perlu lagi karena penumpang nya per bulan sama.

Simon menuturkan keuntungan dari penumpang yang memakai aplikasi Pick Me itu yakni factor keamanan karena driver juga tidak berganti ganti. Selain itu, penumpang terfilter dengan baik, karena aplikasi ini adalah aplikasi bulanan otomatis bahwa penumpang yang naik sudah membayar di depan. Harga tariff juga flat tidak naik turun di jam jam sibuk.

Selain itu ada tiga jenis kendaraan yang bisa dipilih sesuai kenyamanan mulai dari vip, regular dan ekonomis. Dan semua penumpang Pick Me dilindungi asuransi di perjalanannya.

Layanan aplikasi Pick Me ini sendiri untuk kuartal pertama ada di 5 kota yakni di Jakarta, Surabaya ,Bandung ,Semarang dan Yogyakarta. PickMe menyatakan saat ini setidaknya sudah memiliki lebih dari 500 driver yang tersebar di lima kota tersebut. “Target kita di tahun ini bisa memperluasa layanan di 27 kota besar lainnya,” ujarnya

PICKME Hadir di 5 Kota Besar Pulau Jawa

Aplikasi layanan transportasi online, PickMe, telah resmi beroperasi di 5 Kota besar pulau jawa, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bandung dan Jakarta pada bulan april ini. PickMe merupakan aplikasi transportasi roda empat, yang membidik peluang antar jemput anak sekolah maupun karyawan serta profesional. Yang menyasar anak sekolah bernama Pick Me School, sedangkan yang antar jemput karyawan atau professional bernama Pick Me Pro.

Founder dan Owner PT Pick Me Anak Indonesia, Simon Suryanto mengatakan PickMe dibuat untuk menjawab problem pemerintah dalam mengatasi kemacetan di kota besar. Selain itu, PickMe ini mengusung konsep yang ramah pada anak serta para pekerja profesional mulai dari karyawan hingga mahasiswa.

PickMe mempunyai dua platform aplikasi yakni PickMe School untuk antar jemput anak sekolah dan PickMe Pro untuk antar jemput karyawan atau mahasiswa.

“PickMe School sendiri untuk drivernya wanita dan seleksi pendaftarannya juga cukup ketat, karena team dari PickMe School mensurvei tempat tinggal mitra driver,” ujarnya saat melaunching PickMe di Yogyakarta pada Jumat (26/4/2019).

PickMe School dibuat dengan konsep orangtua yang mengantar anaknya berangkat sekolah juga dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk membantu mereka terutama yang sibuk bekerja.

Sedangkan PickMe Pro dibuat untuk professional atau karyawan yang mungkin malas menggunakan kendaraan pribadi ke kantor karena macet, sehingga kerjaan utamanya tetap berjalan dengan baik.

Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh Aplikasi PickMe.

Diantaranya PickMe lebih aman, sebab semua driver adalah wanita khusus untuk pickme school yang sudah dilakukan survei dan driver merupakan penduduk lokal.

“Kita mementingkan faktor safety, semua driver sebelum melakukan penjemput ada perjanjian dulu untuk bertemu dengan orangtua dan anak di rumah, jika tidak cocok dengan drivernya bisa dibatalkan. Kalau cocok, driver itu yang akan terus mengantar anak dan tidak akan diganti,” jelasnya.

Jika menggunakan aplikasi ini, konsumen berlangganan per bulan secara otomatis. Konsumen membayar di muka dan harga tidak berubah.

Tarif tetap, ada tiga jenis kendaraan yang ditawarkan. Yang membedakan dari segi harga ini bergantung dari jenis mobilnya. Untuk PickMe School ada kategori Red, Yellow, Green. Untuk PickMe Pro kategori VIP, Reguler dan Ekonomis.

Untuk kategori VIP – red tarifnya Rp 4 ribu per kilometer, kategori regular – yellow dengan tarif Rp 3.500 per kilometer dan ekonomis – green dengan tarif Rp 3 ribu per kilometer. “Target kami bisa melanching di 27 kota tahun ini dengan mitra sebanyak 10 ribu orang,” kata dia.

Sumber : Tempo

 

 

Sumpah Pemuda Saatnya Berkarya

Muda adalah sebuah gambaran tentang usia yang penuh energi, semangat dan kekuatan. Semangat yang diwariskan oleh para pemuda di tanggal 28 Oktober 1928…ya tahun 1928, bahkan sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia. Itulah kekuatan pemuda yang menjadi tonggak perjuangan bangsa ini. Perjuangan tentu saja tidak pernah berhenti sampai sekarang. Perjuangan hari ini adalah dengan berkontribusi pada bangsa dengan BERKARYA!

Hari ini, 28 Oktober, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda. Peringatan ini merupakan pengingat peristiwa ketika anak-anak muda dari penjuru Nusantara berkumpul dan berikrar. Mereka, anak-anak muda yang tergabung dalam berbagai Jong, menyatakan diri sebagai satu bangsa.dari berbagai suku namun bisa berkolaborasi mewujudkan satu cita-cita, satu tujuan: Kesatuan Indonesia. Dalam pertemuan tersebut pula untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Continue reading →

Kemenkominfo Meluncurkan Situs CekRekening.id

Kemajuan teknologi memang membuat kita jadi lebih mudah bertransaksi, termasuk untuk urusan belanja. Saat membeli sesuatu melalui dunia maya ini, tentulah kita akan melakukan pembayaran via online. Salah satunya, dengan mentransfer sejumlah uang ke rekening tabungan penjual. Nah, di momen seperti inilah yang krusial, karena ternyata cukup banyak orang tertipu sehingga uang pun lenyap tanpa adanya barang yang tiba.

Untuk menghindari terjadinya hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia meluncurkan situs www.CekRekening.id. Situs ini berfungsi untuk melakukan pengumpulan database rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana. Jika Anda ingin tahu apakah penjual yang akan bertransaksi dengan Anda aman, maka Anda bisa cek di situs tersebut. Caranya, cukup pilih nama bank calon penjual dan isi nomor rekeningnya. Nantinya akan ada data apakah rekening tersebut pernah dilaporkan atau tidak. Continue reading →

Presiden Dorong Pertumbuhan Bisnis Startup

Presiden Jokowi menyatakan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan bisnis rintisan berbasis internet (startup) dan penjualan online (e-commerce) Indonesia yang telah jauh tertinggal dibandingkan di negara-negara maju. Pemerintah akan mendukung dari sisi pendanaan dan lingkungan (ekosistem) untuk menopang pertumbuhannya.

Hal itu diungkapkan Presiden ketika membuka dan meresmikan penyelenggaraan Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, yang berlangsung pada 27- 29 April. Acara e-commerce terbesar ini mengambil tema The New Digital Energy of Asia. Continue reading →

Pickme Kids

Pickme School Solusi Antar Jemput Anak Sekolah

Kesibukan sebagian orang tua memang sangat terasa pada waktu mau antar jemput anak ke sekolah, Tak dapat dipungkiri saat ini ketika semua terasa berjalan sangat cepat maka dibutuhkan orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi, namun terkadang perhatian dan waktu kepada keluarga semakin berkurang atau malah hampir tidak ada waktu keluarga.

Misalnya tentang antar jemput anak ke sekolah jika kebetulan jarak antara sekolah dengan rumah cukup jauh, hal ini tentu bukan masalah jika anak-anak sudah beranjak remaja karena sudah mampu pulang dan pergi kesekolah sendiri, tapi untuk anak usia Taman Bermain, Taman Kanak-Kanak atau Sekolah Dasar tentu saja perlu dipikirkan lagi jika harus membiarkan anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah sendiri mengingat tingkat kejahatan. Khususnya bullying, kekerasan anak atau bahkan penculikan anak semakin marak beritanya di media massa. Continue reading →

Pickme Mengedepankan Fitur keamanan dan Kenyamanan

Sebagai salah satu platform aplikasi berlangganan khusus untuk antar jemput anak sekolah, PICKME meluncurkan beberapa fitur didalamnya, sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan untuk meningkatkan keselamatan para penumpang di Indonesia.

PICKME sendiri merupakan aplikasi karya anak bangsa yang baru di luncurkan pada tahun 2018, sebagai platform aplikasi yang baru di Indonesia, PICKME dikhususkan untuk aplikasi antar jemput anak sekolah dengan mengedepankan fitur keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna applikasi ini. Continue reading →

Top